KUNINGAN— Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kuningan pada Minggu (30/11/2025). Berdasarkan hasil Update Kaji Cepat yang dihimpun Pusdalops PB BPBD Kabupaten Kuningan, empat desa di dua kecamatan tercatat mengalami kerusakan ringan pada rumah warga, fasilitas umum, serta tumbangnya beberapa pohon berdiameter besar. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa angin kencang ini dilaporkan terjadi hampir bersamaan pada rentang waktu pukul 14.20 hingga 18.24 WIB di beberapa titik, dengan dampak paling dominan berupa pohon tumbang, kerusakan atap rumah, serta kerusakan pada bangunan milik desa dan madrasah.
Dampak di Desa Terdampak
- Desa Kalimanggiswetan, Kecamatan Kalimanggis
Kejadian angin kencang terjadi sekitar pukul 18.24 WIB. Pohon mahoni berdiameter 60 cm tumbang dan menimpa rumah warga, sementara atap baja ringan milik warga lainnya terangkat dan terbawa angin.
Dampak:
- 2 unit rumah rusak ringan
- 2 pohon mahoni tumbang
Penanganan:
Aparat desa, TNI–Polri, dan BPBD melakukan koordinasi. - Tim Assessment BPBD juga melakukan verifikasi lapangan.
- Desa Kertawana, Kecamatan Kalimanggis
Hujan deras disertai angin sekitar pukul 14.20 WIB menyebabkan pohon petai berdiameter 80 cm tumbang dan menimpa dua rumah warga.
Dampak:
- 2 rumah mengalami kerusakan ringan
- 1 pohon besar tumbang
Penanganan:
Pembersihan material dilakukan secara swadaya oleh warga dan aparat desa, didukung tim assessment dari BPBD.
- Desa Kutamandarakan, Kecamatan Maleber
Angin kencang pada pukul 17.30 WIB menyebabkan pohon durian berdiameter 80 cm tumbang dan menimpa bangunan BUMDes berukuran 4 × 9 meter.
Dampak:
- 1 pohon durian tumbang
- 1 bangunan BUMDes rusak ringan
Penanganan:
Aparat desa, masyarakat, dan BPBD melakukan pembersihan material dan perbaikan atap secara bertahap.
- Desa Kutaraja, Kecamatan Maleber
Terjangan angin kencang mengakibatkan bagian kamar rumah warga terbawa angin dan pohon mangga berdiameter 90 cm tumbang menimpa bangunan wudu madrasah.
Dampak:
- 1 unit rumah rusak ringan
- 1 bangunan madrasah rusak ringan
- 1 pohon mangga tumbang
Penanganan:
Masyarakat melakukan penanganan awal secara swadaya, diikuti koordinasi aparat desa, kecamatan, TNI–Polri, dan Tim Assessment BPBD.
Kronologis Umum dan Kondisi Cuaca
Hampir seluruh kejadian dilaporkan terjadi pada saat hujan lebat yang datang tiba-tiba dan disertai angin kencang. Kecepatan angin yang meningkat dalam waktu singkat memicu tumbangnya pohon berukuran besar serta merusak atap bangunan dengan struktur ringan.
Hingga Selasa (02/12/2025), kondisi cuaca di seluruh desa terdampak tercatat berawan. Pembersihan material pohon tumbang masih berlangsung di beberapa titik, sementara langkah lanjutan akan terus dikoordinasikan antara pemerintah desa, kecamatan, dan BPBD Kabupaten Kuningan.
Upaya BPBD dan Imbauan Keselamatan
BPBD Kabupaten Kuningan menurunkan Tim Assessment ke seluruh lokasi terdampak untuk memverifikasi kerusakan, melakukan koordinasi lintas sektor, serta memastikan kebutuhan darurat terpenuhi. Pada salah satu lokasi, kebutuhan pemangkasan pohon besar juga tercatat sebagai catatan tindak lanjut.
Sebagai bentuk edukasi kebencanaan, BPBD mengimbau masyarakat untuk:
- Waspada saat turun hujan lebat disertai angin kencang.
- Menghindari area dekat pohon besar atau bangunan dengan struktur rentan.
- Memperhatikan kondisi atap dan pohon di sekitar rumah secara berkala.
- Melaporkan kejadian darurat melalui Pusdalops BPBD Kabupaten Kuningan.
BPBD menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, dan setiap langkah penanganan dilakukan secara cepat, terukur, serta sesuai standar penanggulangan bencana.



