KUNINGAN — Memasuki pergantian musim dan meningkatnya intensitas hujan yang mulai terpantau di wilayah Kabupaten Kuningan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta menyiapkan langkah-langkah antisipatif guna mengurangi risiko yang berpotensi muncul selama musim hujan.
Kondisi cuaca yang tidak stabil, disertai dengan hujan yang dapat turun sewaktu-waktu, menuntut kita untuk lebih waspada dan mempersiapkan perlengkapan sederhana yang dapat membantu menjaga keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas sehari-hari. BPBD menekankan bahwa upaya mitigasi bukan hanya dilakukan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pembiasaan perilaku siaga pada tingkat individu.
Pembiasaan Kesiapsiagaan Sebagai Kunci Pencegahan
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana S.STP menegaskan bahwa kesiapan masyarakat dalam menghadapi musim hujan merupakan salah satu unsur penting dalam pengurangan risiko bencana. Menurutnya, banyak kendala yang terjadi di lapangan dapat diminimalkan apabila masyarakat membekali diri dengan perlengkapan praktis serta memahami langkah-langkah dasar mitigasi.
“Sering kali persoalan muncul bukan karena intensitas hujan semata, melainkan karena kurangnya persiapan individu ketika menghadapi cuaca ekstrem. Hal-hal sederhana seperti membawa payung atau menyediakan sandal cadangan mampu mengurangi risiko secara signifikan,” ujarnya.
Imbauan Perlengkapan Praktis Selama Musim Hujan
Sebagai bagian dari kampanye kesiapsiagaan menghadapi musim hujan, BPBD Kuningan menyampaikan empat perlengkapan utama yang dinilai sangat membantu masyarakat dalam beraktivitas pada kondisi cuaca basah:
- Membawa Payung di Dalam Tas
Payung merupakan perlengkapan dasar yang kerap terabaikan. BPBD mengingatkan bahwa kondisi cuaca dapat berubah cepat, sehingga membawa payung lipat di dalam tas menjadi langkah awal untuk mencegah terhambatnya mobilitas maupun risiko basah akibat hujan mendadak. Selain itu, membawa payung juga mengurangi potensi gangguan kesehatan akibat tubuh terpapar air hujan dalam jangka waktu lama.
- Menyediakan Jas Hujan di Jok Sepeda Motor
Bagi masyarakat yang beraktivitas menggunakan sepeda motor, jas hujan adalah perlengkapan wajib. Keberadaannya tidak hanya menjaga kenyamanan pengendara, tetapi juga mendukung keselamatan di jalan. Ketika hujan turun, jarak pandang cenderung menurun dan permukaan jalan menjadi licin. Jas hujan membantu pengendara tetap terlindungi serta fokus mengendalikan kendaraan dengan aman.
BPBD juga mengimbau pengendara untuk memilih jas hujan berkualitas, tidak tembus air, dan tidak mengganggu ruang gerak, terutama selama perjalanan jarak jauh.
- Menyiapkan Plastik atau Tas Tambahan untuk Melindungi Sepatu
Bagi pekerja kantoran, pelajar, maupun tenaga lapangan, sepatu merupakan bagian penting dari kebutuhan kerja. Namun, saat musim hujan, sepatu menjadi salah satu perlengkapan yang rentan basah. Dengan menyediakan plastik atau tas kecil tambahan, masyarakat dapat melindungi sepatu dari air hujan maupun genangan yang berpotensi menyebabkan kerusakan, bau, dan ketidaknyamanan selama bekerja.
BPBD menilai langkah ini penting karena genangan air sering muncul di lokasi-lokasi yang tidak terduga, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
- Membawa Sandal Cadangan sebagai Langkah Antisipatif
Sandal cadangan menjadi perlengkapan yang sering diabaikan, padahal sangat efektif untuk situasi tertentu seperti jalanan becek, genangan air, atau lingkungan kerja yang membutuhkan mobilitas tinggi di luar ruangan. Dengan menyediakan sandal cadangan, masyarakat dapat mengurangi risiko terpeleset, menjaga kebersihan sepatu, serta mendukung kelancaran aktivitas meskipun cuaca tidak bersahabat.
Menghadapi Musim Hujan dengan Sikap Tanggap dan Peduli
BPBD Kuningan mengingatkan bahwa musim hujan tidak hanya membawa potensi hujan deras, tetapi juga risiko lanjutan seperti banjir, longsor, pohon tumbang, hingga sambaran petir. Oleh sebab itu, kesiapsiagaan harus dibarengi dengan kewaspadaan lingkungan.
Selain membawa perlengkapan pribadi, masyarakat diimbau untuk:
- rutin memastikan saluran air di sekitar rumah berfungsi baik,
- membersihkan lingkungan dari sampah yang berpotensi menyumbat drainase,
- menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai angin kencang atau petir,
- dan melaporkan potensi bahaya kepada Aparat setempat atau BPBD
Selain itu, masyarakat juga diharapkan mengikuti informasi cuaca dari sumber resmi seperti BMKG serta kanal informasi kebencanaan BPBD Kuningan.
Layanan Informasi dan Pelaporan Kebencanaan
BPBD Kuningan menyediakan layanan saluran informasi dan pelaporan bencana yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam. Layanan ini bertujuan untuk memastikan respons cepat apabila terjadi kejadian darurat di wilayah Kabupaten Kuningan.
Untuk informasi dan pelaporan, masyarakat dapat menghubungi:
📞 Call Center PUSDALOPS BPBD Kuningan: 0811 2442 444
Dengan meningkatnya kesadaran dan persiapan masyarakat, BPBD Kuningan berharap musim hujan tahun ini dapat dilalui dengan aman, nyaman, serta minim risiko.




