KUNINGAN (13/11/2025) – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Mandirancan pada Selasa malam (4/11/2025) menyebabkan tebing penahan tanah (TPT) pagar SD Negeri 1 Nanggela longsor. Akibatnya, pagar sekolah ambruk dan material longsoran menutupi saluran air di sekitar lokasi.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, dan berdasarkan hasil kaji cepat BPBD Kabupaten Kuningan, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, longsoran menyebabkan drainase di sekitar sekolah tersumbat, sehingga berpotensi menghambat aliran air saat hujan berikutnya.
📍 Lokasi Kejadian:
SD Negeri 1 Nanggela, Dusun Pahing RT 006 RW 002, Desa Nanggela, Kecamatan Mandirancan, Kabupaten Kuningan.
📊 Dampak & Kerugian:
- TPT pagar sekolah longsor ukuran 6 m x 0,4 m x 1,3 m
- Pondasi bagian depan longsor ukuran 5 m x 0,4 m x 0,7 m
- Pagar tembok ambruk ukuran 7 m x 3,5 m x 0,1 m
👷♂️ Langkah Penanganan:
- Aparat Desa, Kecamatan, TNI, Polri, dan BPBD Kuningan melakukan koordinasi penanganan awal.
- Tim Assessment BPBD diterjunkan untuk meninjau lokasi dan mendata kerusakan.
- Pihak sekolah bersama masyarakat melaksanakan pembersihan material longsoran.
- Polsek setempat memasang rambu pembatas dan penanda di area rawan.
☀️ Kondisi Mutakhir:
Cuaca di lokasi kini cerah berawan, dan pembersihan material longsor telah dilakukan pada Sabtu (5/11/2025). BPBD Kuningan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas di sekitar lokasi longsor, terutama di area yang memiliki kontur tanah labil.
🔧 Kebutuhan Darurat:
- Perbaikan TPT oleh instansi terkait untuk mencegah longsor susulan.
BPBD Kuningan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak sekolah guna memastikan keamanan lingkungan belajar bagi siswa SD Negeri 1 Nanggela.



