KUNINGAN — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kuningan sejak awal pekan ini memicu serangkaian kejadian tanah longsor di sejumlah titik. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan terus siaga di lapangan untuk melakukan penanganan cepat serta memastikan kondisi masyarakat tetap aman.
Sepanjang tanggal 6–11 November 2025, sedikitnya 8 (Delapan) Lokasi mengalami longsor dengan tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari retakan tanah, kerusakan tebing penahan tanah (TPT), hingga ancaman pada rumah warga dan akses jalan.
1️⃣ Desa Rambatan, Kecamatan Ciniru
Peristiwa pertama terjadi di Dusun Manis, Desa Rambatan pada Kamis (6/11/2025) pukul 14.00 WIB. TPT di anak Sungai Ciawi sepanjang 10 meter longsor dan menyeret pondasi lapangan voli.
➡️ Dampak: 1 titik TPT rusak, tiang atap lapangan terbawa arus.
➡️ Korban: Nihil.
BPBD bersama aparat desa dan TNI–POLRI telah menurunkan tim assessment.
2️⃣ Desa Citapen, Kecamatan Hantara
Hujan intensitas tinggi pada Senin (10/11/2025) menyebabkan TPT jalan desa longsor sepanjang 12 meter, menimbun lahan pertanian warga.
➡️ Dampak: Jalan desa retak dan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua.
BPBD bersama aparat desa segera menutup akses jalan dan memasang rambu peringatan darurat.
3️⃣ Desa Pasiragung, Kecamatan Hantara
Masih di Kecamatan Hantara, TPT penyangga jembatan di Dusun Porang longsor dan mengancam jembatan penghubung antar dusun.
➡️ Akses warga Dusun Harjamukti sementara terputus.
BPBD menurunkan tim dan berkoordinasi dengan pemerintah desa.
4️⃣ Desa Cibinuang, Kecamatan Kuningan
Longsoran drainase di Dusun Puhun mengancam dua rumah di atasnya milik Ibu Yaneu dan Bapak Jaja. Hujan deras membuat struktur TPT labil.
➡️ TPT sepanjang 10 meter runtuh.
Warga setempat membuat saluran air baru untuk mengurangi tekanan air.
5️⃣ Desa Kadatuan, Kecamatan Garawangi
Di wilayah Dusun Bojong, TPT Sungai Bojong longsor dan mengancam jembatan serta jalan lingkungan warga.
➡️ Tidak ada korban jiwa, namun akses utama terancam putus.
BPBD menghimbau warga tetap waspada, terutama saat aktivitas di sekitar sungai
6️⃣ Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi
Longsor terjadi di Dusun Sampora pada malam hari. TPT halaman rumah longsor menimpa dinding rumah di bawahnya hingga roboh.
➡️ 1 rumah rusak sedang, 1 rumah rusak berat.
BPBD menurunkan bantuan logistik bersama TNI–POLRI.
Pemilik rumah kini mengungsi sementara ke rumah anaknya
7️⃣ Desa Bayuning, Kecamatan Kadugede
Hujan lebat menyebabkan tembok penahan tebing halaman rumah warga longsor dan menimpa kandang ternak.
➡️ 1 kandang rusak ringan, 1 rumah retak.
Aparat desa bersama warga memasang pagar bambu dan terpal untuk mencegah longsor susulan
8️⃣ Desa Margabakti, Kecamatan Kadugede
Peristiwa terbaru terjadi pada Selasa (11/11/2025) di Dusun Kaliwon, Desa Margabakti.
TPT depan rumah longsor menimpa drainase dan mengancam dua rumah warga.
➡️ BPBD menurunkan tim assessment dan menghimbau warga menutup area rawan dengan terpal serta melakukan pembersihan gotong royong.
BPBD Kuningan Tetap Siaga
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan menegaskan, seluruh jajaran tetap dalam status siaga darurat bencana hidrometeorologi, mengingat intensitas hujan masih tinggi di sejumlah wilayah.
“BPBD terus melakukan langkah cepat serta mitigasi untuk meminimalisir risiko bencana,” ujarnya.
BPBD juga menghimbau warga agar:
- Waspada terhadap retakan tanah di sekitar rumah.
- Segera melapor jika melihat tanda-tanda longsor.
- Mengungsi sementara bila kondisi tanah tidak stabil.








